WhatsApp Image 2026-09-14 at 16.30.35

paketitik.papuatribune.com, JAKARTA — Fenomena El Nino yang tengah berlangsung menunjukkan intensitas sangat kuat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kondisi tersebut dalam Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I September 2026 yang dirilis pada 14 September 2026.

Hasil pemantauan BMKG menunjukkan sejumlah indikator iklim masih berada pada kondisi positif. Salah satunya adalah Indian Ocean Dipole (IOD) yang tercatat sebesar +0,394 pada Dasarian I September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan nilai IOD pada Agustus 2026 yang berada di level +0,376.

Sementara itu, anomali suhu permukaan laut di kawasan Nino 3.4 juga menunjukkan kondisi yang signifikan. Nilai SSTA secara dasarian tercatat sebesar +2,76, sedangkan pada Agustus berada di angka +2,83. Adapun indeks ENSO berdasarkan rata-rata tiga bulanan periode Juli-Agustus-September tercatat sebesar 2,6.

ENSO dan IOD merupakan dua fenomena penting yang digunakan untuk menggambarkan kondisi suhu permukaan laut di wilayah Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Perubahan pada kedua fenomena tersebut dapat memberikan pengaruh terhadap dinamika cuaca dan iklim di Indonesia.

El Nino merupakan fase hangat dalam siklus ENSO dan pada umumnya dapat meningkatkan potensi cuaca panas serta kondisi lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi serupa juga dapat terjadi ketika IOD berada pada fase positif, yang berpotensi menyebabkan berkurangnya curah hujan di Indonesia.

Meski demikian, BMKG menekankan bahwa kondisi iklim dan cuaca di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh El Nino dan IOD. Berbagai faktor atmosfer dan laut lainnya turut berperan dalam membentuk dinamika cuaca di wilayah Indonesia.

Dengan kondisi El Nino yang berada pada intensitas sangat kuat, masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak perlu tetap memperhatikan informasi dan perkembangan cuaca dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca dan iklim. (OK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *