Paketitik.Papuatribune.com, MANOKWARI — Menjelang peringatan Hari Rasisme, tokoh masyarakat sekaligus tokoh intelektual Pegunungan Tengah di Kabupaten Manokwari, Danggu Weya, menyerukan penolakan terhadap segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Danggu Weya meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang disebarkan melalui media sosial dengan tujuan membangun kebencian, keresahan, atau permusuhan antarkelompok.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, tetapi harus dilakukan secara damai dan bertanggung jawab. Ia berharap momentum Hari Rasisme tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memecah persatuan.
“Kita harus cerdas melihat situasi. Jangan sampai isu atau provokasi dari pihak tertentu membuat masyarakat terpecah dan akhirnya merugikan kita semua,” katanya.
Danggu Weya mengajak seluruh masyarakat Manokwari, khususnya warga Pegunungan Tengah, untuk mengutamakan persaudaraan, komunikasi, dan kedamaian dalam menyikapi momentum tersebut. (BN)