Paketitik.Papuatribune.com, MANOKWARI — Menjelang peringatan Hari Rasisme, Ketua Parlemen Jalanan (PARJAL) Papua Barat, Ronald Mambieuw, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya menciptakan provokasi.
Ronald menilai perbedaan pandangan maupun aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, penyampaian pendapat harus dilakukan secara bertanggung jawab, damai, dan tidak mengarah pada tindakan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat Papua Barat memiliki tanggung jawab bersama untuk mempertahankan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga mendorong tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan untuk menjadi bagian dari upaya menjaga kedamaian.
“Perbedaan pendapat jangan dijadikan alasan untuk saling bermusuhan. Kita harus menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah persaudaraan masyarakat,” tegas Ronald.
Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap PARJAL sebelumnya yang mendukung pendekatan persuasif dan ruang dialog sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta hubungan harmonis antara masyarakat dan aparat (OK)