IMG-20260501-WA0139

Paketitik.Papuatribune.com, MANOKWARI – Pelaksanaan aksi mimbar bebas yang digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Manokwari dalam rangka menyikapi momentum 01 Mei. Di tengah dinamika lapangan, upaya aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan pengamanan menuai apresiasi, khususnya karena pendekatan yang digunakan dinilai mengedepankan profesionalitas, kesabaran, dan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi.

Sejak awal kegiatan, personel kepolisian terlihat aktif membangun komunikasi dengan koordinator lapangan dan peserta aksi. Pendekatan persuasif ini dinilai efektif dalam menjaga situasi tetap kondusif, meskipun isu yang disuarakan tergolong sensitif. Aparat tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga memastikan peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi tanpa adanya tekanan, selama tetap dalam koridor hukum yang berlaku.

Berdasarkan pantauan media Paketitik.Papuatribune.com, aksi mimbar bebas tersebut diwarnai dengan berbagai penyampaian dari para orator yang mengangkat sejumlah isu strategis terkait kondisi Papua. Di antaranya, Edison Iyai dalam orasinya menyoroti momentum 01 Mei sebagai refleksi sejarah yang harus terus diingat oleh masyarakat Papua, sekaligus menyerukan pentingnya perhatian internasional terhadap situasi yang berkembang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *