WhatsApp Image 2026-05-04 at 10.20.35

Paketitik.Papuatribune.com, MANOKWARI – Aksi protes puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua Barat memanas setelah mereka melakukan pemalangan jalan di depan kawasan Kejaksaan Tinggi lama Swapen Bahari. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap pengelolaan Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Barat yang dinilai tidak profesional dan minim koordinasi.

Koordinator aksi, Thomas Sanadi, menyampaikan bahwa selama kurang lebih dua bulan terakhir para pelaku UMKM merasa dibiarkan tanpa kejelasan. Dampaknya, aktivitas usaha mereka terganggu, bahkan sebanyak 24 karyawan tidak menerima gaji, sementara biaya operasional seperti sewa mobil dan ruko terus berjalan.

Para pelaku UMKM menegaskan bahwa mereka merupakan putra-putri asli Papua yang berkomitmen mendukung program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dalam pelaksanaannya mereka justru merasa dipersulit oleh pengelola di tingkat regional dan wilayah Manokwari.

Kekecewaan semakin mendalam karena program tersebut disebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga aparat di daerah. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan dinilai tidak berjalan optimal.

Melalui aksi tersebut, para pelaku UMKM mendesak BGN pusat untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi dan mencopot pimpinan BGN Regional Papua Barat yang dianggap tidak mampu menjalankan tugas secara profesional serta tidak memperhatikan nasib pelaku usaha lokal.(“‘”)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *